Sunday, August 24, 2008

Wajah Usaha Rental Komputer di Indonesia

Wajah Usaha Rental Komputer di Indonesia

Berbeda dengan universitas-universitas di luar negeri yang memberikan fasilitas pemakaian komputer cuma-cuma yang mencukupi bagi para mahasiswanya, di Indonesia bisnis rental komputer justru menjamur.

Usaha rental komputer sudah tidak asing lagi di Indonesia, sebut saja di salah satu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Syahid) Jakarta, sejak 10 tahun yang lalu sudah berkembang usaha rental komputer di universitas tersebut. Seorang pengelola yang hampir sepuluh tahun bergelut dalam bidang ini, Budi Setiawan, memulai dari empat komputernya, spesifik tipe komputernya juga masih 486, sejak kontrakan tempat masih seharga 1,3 juta rupiah per tahun hingga kini 6 juta rupiah per tahun. Saat pertama kali memulai bisnis rental komputer ini, masih sedikit yang membuka usaha rental. Rental komputer lain yang memulai usahanya bersama 10 tahun lalu pun kini sudah tidak ada, Agung Computer, yang dikelola Budi ini-lah yang satu-satunya bertahan.

Awalnya, Budi membuka usaha ini karena keinginannya untuk bisa mengoperasikan komputer, jadi sambil belajar, sambil bekerja sebagai pengelola rental komputer. Sampai kemudian akhirnya Budi bekerja di sebuah perusahaan asing sambil kuliah di jurusan manajemen administrasi komputer.

Namun setelah dua tahun bekerja di perusahaan asing, Budi kembali mengelola usaha rentalnya, untuk memajukan rental yang dikelolanya ini, selain dengan memperdalam ilmunya dengan kuliah di jurusan komputer, Budi juga menomersatukan servis bagi pelanggan, kedua, hasil juga harus memuaskan, dulu harga print Rp 500,- per lembar sekarang disesuaikan dengan yang lain Rp 350,- per lembar.

Dulu ada perkumpulan rental komputer namanya GADYAKOM khusus kampus UIN Syahid. Setiap pertemuan menghasilkan kesepakatan harga, harga kertas, tinta, sementara sekarang semua menaikkan dan menurunkan harga sesuka-suka.

Menurunkan harga Rp 500,- menjadi Rp 350,- pun sudah dikalkulasi matang-matang sebelumnya, karena itu selain rental computer, jasa pengetikan dan biaya print juga dapat menambah pemasukan selain itu ada juga pemasukan tambahan dari jual beli komputer serta servis komputer.

Menurut Budi, dalam setiap usaha maintenance itu penting, tapi dalam usaha rental ini banyak cara-cara yang bisa dilakukan dan kecekatan pengelola berperan besar di dalamnya. Budi Setiawan adalah salah satu contoh pengelola yang mampu meng-handle semua masalah di rental-nya, mulai dari servis, virus sampai kerusakan-kerusakan lainnya juga fasilitas bagi kepuasan para pelanggan mulai dari lantai berkarpet, kipas angin dan musik untuk hiburan.
Agung Computer buka dari jam 6 pagi dan tutup tergantung situasi pelanggan. Saat ramai pelanggan kadang rental baru tutup jam 11 malam. Pengelola harus pintar-pintar membaca situasi anak kampus. Namun umumnya setelah magrib kampus sudah mulai sepi, yang penuh justru rental-rental di dekat tempat kos.

Saat musim liburan kampus, rental tetap buka karena ada juga pelanggan yang umum atau dari kampus lain, kecuali tanggal merah, lebaran, atau hari Minggu. Saat-saat panen rental adalah pada waktu musim ujian, pemasukannya bisa 2-3 kali lipat dari hari-hari biasa.
Usaha rental komputer memang memiliki prospek bagus bila lokasinya strategis, salah satunya di dekat kampus, karena banyak mahasiswa yang punya komputer tapi tidak punya printer, jadi print di rental, ada juga yang tidak bisa mengedit ketikannya lalu meminta jasa edit di rental, ada juga yang punya komputer tapi malas mengetik sehingga menggunakan jasa pengetikan di rental. Semakin dekat dengan kampus berarti semakin hidup usaha sebuah rental komputer.
Budi, sang pengelola, juga pernah survey ke UI di Depok dan Universitas Mercu Buana di Ciledug, harga print-nya sama. Perbedaan harga justru bukan terjadi karena perbedaan kampus melainkan lokasi rental, kalau biaya rental atau print di dekat kampus memang murah tapi kalau rental-rental yang jauh dari kampus harganya bisa tiga kali lipat lebih mahal karena diperuntukkan bagi masyarakat umum.

Maju atau tidaknya sebuah rental itu tergantung pengelolanya, kalau pengelola cekatan, paham dengan kondisi komputer, paham dengan berbagai karakter pelanggan, ramah dengan pelanggan, bisa meng-handle saat ada virus atau trouble dengan komputer maka semua itu menjadi indikasi tingkat kepuasan pelanggan.

1 comment:

bambang trinursinggih said...

Makasih artikelnya, kebetulan sekarang saya juga sedang berencana untuk membuka usaha rental computer di dekat sebuah kampus di jogja, mohon infonya klo soal pemasaran apa yg sebaiknya dilakukan?