Tuesday, August 24, 2010

Membaca Figur

Mungkin memang tidak semua orang memiliki keahlian yang saya miliki. Well, belum tentu ini sebuah keahlian juga sih. Ok, mari kita coba: Apa yang Anda pikirkan saat melihat ada penjual remote pinggir jalan paruh baya melayani pembeli yang merupakan seorang pegawai swasta rendahan yang sama paruh baya?

Saat melihat pemandangan itu, di kepala saya terbersit kalau waktu cepat sekali berjalan. Hingga usia paruh baya, penjual remote dan pegawai swasta rendahan belum sempat mengumpulkan uang untuk dinikmati di hari tua, atau mungkin harta simpanan tidak cukup tertib dijaga, jadi raib sebelum dinikmati di usia senja.

Mungkin juga semua pemikiran yang berseliweran tadi salah semua.

Walaupun tidak selancar Temple Grandin, sebagai orang visual, saya menikmati perjalanan pulang pergi ke kantor. Saya merekam setiap gerakan, pakaian yang melekat, bentuk dan kejadian. Sambil merekam, serangkaian ide ini itu berseliweran, menyimpulkan profesi, sifat, minat kecenderungan bahkan nasib dari masing-masing objek yang saya nikmati.

Sangat subjektif memang. Tapi saya menikmati aktivitas rutin itu.
Mungkin kalau Anda hadir di hadapan saya sekarang, saya dapat membaca figur seperti apa seorang Anda.

No comments: